Inilah Gunung Parang. Gunung Dengan Jalur Via Ferrata Pertama di Indonesia

Pernah mendengar nama Gunung Parang?. Foto-foto gunung ini sudah jamak kita temukan di Instagram dan jejaring sosial lain. Kelihatannya, butuh skill khusus untuk mendaki gunung yang berada di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat ini. Benarkah demikian?

Jawabannya, tergantung dari jalur mana kita mendaki Gunung Parang karna terdapat sekitar tiga jalur pendakian untuk mencapai puncak Gunung Parang. Namun, ada satu hal yang pasti bahwa Gunung Parang bisa didaki oleh siapa saja, termasuk anak-anak sekalipun. Serius?

Gunung Parang merupakan sebuah gunung batu yang memiliki tinggi sekitar 963 mdpl. Setara dengan Gunung Nglanggeran di Gunungkidul, Jogja. Namun, untuk bisa sampai ke puncak gunung tersebut kita harus melakukan wall climbing melewati tebing batu. Nah, tebing inilah yang sering dianggap sebagai jalur ekstrim di Gunung Parang sehingga banyak yang mengira bahwa hanya orang-orang tertentu dengan skill climbing tinggi lah yang dapat mencapai puncak Gunung Parang

Kabar baiknya, di salah satu sisi tebing tersebut telah dibangun jalur via ferrata, yakni jalur yang dilengkapi dengan tangga besi. Adapun panjang jalur di tebing batu ini sendiri adalah sekitar 150 meter. Jenis batu di tebing tersebut merupakan batu andesit sehingga tidak rapuh dan cukup aman. Batu andesit sendiri merupakan jenis batu yang digunakan untuk membuat konstruksi candi-candi kuno, seperti Prambanan dan Borobudur.

So, anggapan bahwa puncak Gunung Parang hanya bisa dicapai oleh pendaki berskill climbing tingkat tinggi adalah salah. Meskipun, memang ada jalur yang tidak dilengkapi dengan via ferrata

Gunung pertama yang memiliki jalur Via Ferrata

Seperti yang sudah disinggung, Gunung Parang merupakan gunung pertama di Indonesia yang dilengkapi dengan jalur via ferrata, yakni jalur yang dilengkapi dengan tangga besi yang dipasang pada dinding-dinding batu andesit di Gunung Parang. Sebagai perlengkapan keamaan tambahan, pengunjung juga akan dilengkapi dengan sebuah tali pengaman yang akan dikaitkan setiap lintasan besi, seat harness serta helm pelindung

Jalur via ferrata di Gunung Parang ini baru diresmikan pada tahun 2015 lalu dan telah diuji coba untuk semua pengunjung mulai dari usia 5 hingga 62 tahun. Iya, kamu tidak salah dengar. Anak-anak dengan usia 5 tahun dapat mendaki Gunung Parang melalui jalur via ferrata dengan cukup aman. Asalkan ia tidak phobia ketinggian. Sudah ada beberapa operator wisata yang menjual paket pendakian Gunung Parang melalui jalur via ferrata

Apa yang akan kita dapatkan di Gunung Parang?

Sebagaimana gunung pada umumnya, dari puncak Gunung Parang kita bisa menyaksikan keindahan alam dari ketinggian. Walaupun tak bisa menikmati pemandangan gumpalan awan seperti di gunung-gunung dengan ketinggian beribu-ribu mdpl, kita tetap akan mendapatkan banyak keindahan di Gunung Parang

Salah satu pemandangan paling menyenangkan di puncak Gunung Parang adalah Waduk Jatiluhur yang luas dan legendaris. Gunung-gunung batu lain yang berada di sekitar Waduk Jatiluhur akan melengkapi pemandangan yang ada. Selain pemandangan indah tentu kita juga akan mendapatkan satu hal yang pasti diidamkan oleh setiap orang: kebahagiaan. Aih

 

Lokasi: Kampung Cihuni, Desa Sukamulya, Kecamatan Tegalwaru, Purwakarta, Jawa Barat

 

Tampilkan peta Gunung Parang

 

Featured image

loading...
The following two tabs change content below.
Penggemar dan pengguna perangkat lunak berbasis open source. Suka jalan-jalan ke pantai