6 Gunung Populer Yang Tutup Di Awal Tahun 2017

Friends Added

Sudah menjadi semacam agenda tahunan bahwa setiap awal tahun beberapa jalur pendakian gunung di Indonesia ditutup untuk sementara waktu. Tujuan utamanya adalah untuk mengembalikan ekosistem alami yang ada di gunung, meski ada juga beberapa gunung yang ditutup karna cuaca buruk atau insiden tertentu.

Nah, sebagai pendaki yang bijak, sudah tentu kita harus menaati setiap peraturan yang ada. Kalau memang jalur pendakian sedang ditutup, ya jangan nekat mendaki.

Sebelum mendaki gunung tertentu, sangat disarankan untuk mencari tahu terlebih dahulu mengenai status pendakian. Apakah sedang dibuka atau ditutup. Di awal tahun 2017 ini setidaknya ada 6 gunung populer di Indonesia yang jalur pendakiannya sedang ditutup. Durasinya bervariasi namun rata-rata berada di kisaran 3 bulan.

Berikut ini adalah 6 gunung yang sedang ditutup di awal 2017. Jangan kecele ya.

1. Gunung Rinjani

Jika kamu sedang merencanakan pendakian ke Gunung Rinjani di tahun ini, tunggulah sampai pertengahan tahun karna di awal tahun ini jalur pendakian Gunung Rinjani sedang ditutup untuk sementara. Penutupan jalur pendakian Gunung Rinjani sudah dimulai sejak tanggal 1 Januari lalu. Jalur pendakian Gunung Rinjani baru akan kembali dibuka per tanggal 31 Maret 2017. Penutupan ini sendiri berkaitan dengan cuaca buruk di sekitar Lombok Utara, Lombok Tengah dan Lombok Timur.

Update informasi tentang status jalur pendakian Gunung Rinjani dapat kamu lihat di situs Taman Nasional Gunung Rinjani di tnrinjani.net

 

2. Gunung Semeru

Menyaksikan keindahan Gunung Semeru dari tepi danau Ranu Kumbolo menjadi sebuah momen yang sangat menyenangkan sekali bikin kangen. Namun, kamu harus menunggu sampai jalur pendakian gunung ini kembali dibuka jika ingin melepas kangen di Ranu Kumbolo. Berdasarkan pengumuman terakhir, jalur pendakian Gunung Semeru sudah ditutup sejak tanggal 4 Januari.

Kapan kembali dibuka? Pihak taman nasional tidak menyebutkan waktu spesifik kapan jalur pendakian Gunung Semeru akan kembali dibuka. Jadi kamu harus tetap bersabar sembari tetap update informasi. Kamu bisa cek status jalur pendakian Gunung Semeru di situs Taman Nasional Bromo Tengger Semeru di http://bromotenggersemeru.org/

 

3. Gunung Prau

Sebagai sebuah gunung dengan pemandangan cantik serta memiliki jalur pendakian yang tidak terlalu sulit, Gunung Prau merupakan salah satu gunung terbaik untuk para pemula. Mendaki Gunung Prau merupakan sebuah pengalaman yang sangat berharga karna gunung ini merupakan titik tertinggi di Dataran Tinggi Dieng yang membentang di Wonosoro dan Banjarnegara.

Namun, kamu harus bersabar sampai bulan April jika ingin mendaki Gunung Prau. Saat ini jalur pendakian Gunung Prau sedang ditutup. Penutupkan ini sudah dimulai sejak 5 Januari lalu dan akan kembali dibuka tanggal 5 April. Gunung Prau nampaknya belum punya situs resmi namun kamu bisa mendapatkan update mengenai status jalur pendakian gunung ini melalui beberapa sumber. Salah satunya adalah akun Facebook Page ini.

 

4. Gunung Gede-Pangrango

Gede-Pangrango merupakan dua buah gunung yang berada dalam satu cluster. Kedua gunung ini bisa dibilang merupakan gunung favorite para pendakian di Jawa Barat. Semasa hidup dulu, Su Hok Gie sangat gemar mendaki gunung ini. Di kedua gunung inilah kita bisa melihat keindahan bunga edelweis di Alun-alun Suryakencana.

Status pendakian Gunung Gede-Pangrango sendiri saat ini sedang ditutup. Penutupan ini sudah dimulai sejak 31 Desember lalu dan akan kembali dibuka tanggal 31 Maret 2017. Informasinya bisa kamu dapatkan di situs resminya di http://booking.gedepangrango.org/. Gunung Gede-Pangrango sendiri memiliki aturan yang cukup ketat untuk para pendaki. Selain harus booking untuk membatasi jumlah pendaki, pendaki juga dilarang membawa air mineral dalam kemasan serta tisu basah.

 

5. Gunung Arjuno-Welirang

Sama seperti Gede-Pangrango, Arjuna-Welirang yang berada di propinsi Jawa Timur juga berada dalam satu cluster. Gunung ini juga memiliki daya tarik tersendiri untuk didaki. Di Gunung Welirang, misalnya. Kita bisa melihat aktvititas para penambang belerang tradisional. Namun untuk saat ini jalur pendakian kedua gunung ini sedang ditutup akibat adanya insiden pendaki yang tersambar petir tanggal 13 Desember 2016 lalu. Pihak pengelola belum berani mengambil resiko untuk kembali membuka jalur pendakian dalam waktu dekat mengingkat kondisi cuaca yang masih belum menentu.

Sayangnya, gunung Arjuno-Welirang tidak (atau belum) punya website atau sumber informasi online yang bisa dipantau untuk mengetahui info terkini terkait status jalur pendakian.

6. Gunung Salak

Meski terkenal dengan keangkerannya, Gunung Salak tetap menjadi salah satu gunung yang digemari para pendaki. Di kalangan pendaki sendiri Gunung Salak dikenal dengan jalur pendakiannya yang cukup sulit meski gunung ini sejatinya “hanya” memiliki tinggi sekitar 2.221 mdpl. Gunung Salak juga terkenal dengan beberapa tempat wisata di sekitar kaki dan lerengnya. Termasuk Kawa Ratu.

Saat ini, jalur pendakian Gunung Salak sedang ditutup untuk mengembalikan ekosistem. Penutupan juga berlaku untuk Kawah Ratu. Penutupan jalur pendakian Gunung Salak serta Kawah Ratu sudah dilakukan sejak tanggal 1 Januari 2017 lalu. Belum ada kepastian kapan jalur pendakian akan kembali dibuka. Kamu bisa update status jalur pendakian Gunung Salak melalui situs Taman Nasional Gunung Halimun Salak di http://halimunsalak.org

loading...
The following two tabs change content below.

Agus Panoto