10 Danau Tertinggi di Indonesia

Indonesia mempunyai bentang alam yang beragam. Tak cuma gunung dan laut, beberapa keindahan lain — termasuk danau — juga akan banyak kita temukan di tanah air.

Ngomong-ngomong soal danau, ada beberapa danau yang lokasinya berada pada ketinggian tertentu yang membuat kita harus bersusah payah untuk mencapainya. Ranu Kumbolo, misalnya. Untuk sampai ke danau cantik ini kita setidaknya harus trekking sekitar 5 jam melewati jalur pendakian yang naik turun yang, tentu saja, melelahkan.

Selain Ranu Kumbolo, ada beberapa danau lain di Indonesia yang lokasinya berada di tanah yang tinggi pada ketinggian sekian ribu meter dari permukaan laut. Berikut ini adalah 10 danau yang tercatat sebagai danau-danau tertinggi di Indonesia.

 

1. Danau Habema

Tak perlulah kita meragukan keindahan alam Papua. Selain Kepulauan Raja Ampat yang terkenal itu, Papua juga dianugrahi keindahan lain berupa gunung-gunung. Puncak tertinggi di Indonesia bahkan ada di sana. Salah satu keindahan yang akan kita temukan di Papua adalah Danau Habema. Danau ini berada pada ketinggian sekitar 3.321 mdpl. Lokasinya berada di kaki Gunung Trikora di kabupaten Jaya Wijaya.

Danau Habema memiliki nama asli Danau Yuginopa. Habema sendiri merupakan nama seorang letnan Belanda yang ikut mengawal sebuah ekspedisi ke puncak Gunung Trikora pada tahun 1909. Oleh masyarakat Suku Dani, Danau Habema merupakan danau yang dikeramatkan. Danau ini dianggap sebagai sumber kesuburan dan kehidupan. Danau Habema merupakan bagian dari Taman Nasional Lorentz.

 

2. Danau Kumbang

Propinsi Jambi juga punya beberapa danau yang lokasinya berada pada ketinggian ribuan meter di atas permukaan laut. Salah satunya dalah Danau Kumbang yang berada di Gunung Masurai. Gunung dan danau ini sendiri merupakan bagian dari Taman Nasional Kerinci Seblat yang wilayahnya juga termasuk Gunung Kerinci, gunung api tertinggi di Indonesia.

Lokasi Gunung Masurai dan Danau Kumbang berada di Kabupaten Merangin, Jambi. Danau Kumbang yang berada pada ketinggian 2.702 mdpl merupakan salah satu tempat favorite para pendaki yang hendak mendaki ke puncak Gunung Masurai.

 

3. Danau Ranu Kumbolo

Inilah Danau Ranu Kumbolo. Sebuah danau cantik yang menjadi salah satu alasan kenapa Gunung Semeru menjadi sangat populer di kalangan pendaki di Indonesia. Danau Ranu Kumbolo sendiri berada pada ketinggian 2.469 mdpl. Membutuhkan waktu sekitar 5 jam perjalanan untuk sampai ke danau cantik ini. Di sekitar danau juga terdapat area lapang yang biasa digunakan para pendaki untuk beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan. Banyak juga pendaki yang memutuskan untuk bermalam di sekitar danau untuk menikmati keindahan danau lebih lama.

 

4. Danau Tage

Kembali ke Papua. Ada danau lain yang tidak kalah cantik yang lokasinya berada pada ketinggian sekian ribu meter di atas permukaan laut. Namanya adalah Danau Tage. Danau ini adalah satu dari tiga buah danau yang lokasinya saling berdekatan yakni Danau Paniai dan Danau Tigi. Danau ini berada di Kabupaten Kabupaten Paniai dan berada pada ketinggian sekitar 2.192 mdpl.

 

5. Danau Ranu Regulo

Ranu Kumbolo bukanlah satu-satunya danau yang akan kamu temui saat mendaki Gunung Semeru di Jawa Timur. Ada dua danau lain yang juga tak kalah indah. Salah satunya adalah Danau Ranu Regulo. Namanya memang kalah terkenal dibandingkan Ranu Kumbolo. Namun, danau ini tak boleh dilewatkan begitu saja saat mendaki Gunung Semeru. Danau Ranu Regulo sendiri berada pada ketinggian sekitar 2.100 mdpl. Danau berada di pos pertama jalur pendakian Gunung Semeru.

6. Danau Ranu Pani

Masih di Semeru. Hanya berjarak sekitar 500 meter dari Ranu Regulo, terdapat danau lain yang tidak kalah cantik yakni Danau Ranu Pani. Danau ini berada di desa dengan nama yang sama di Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Desa Ranu Pani merupakan desa terakhir sebelum para pendaki melakukan perjalanan mendaki Gunung Semeru. Lokasi Danau Ranu Pani sendiri tak jauh dari base camp pendakian. Danau ini berada pada ketinggian sekitar 2.100 mdpl.

7. Danau Segara Anak

Foto: Flickr

Jika ada sebuah tempat yang menjadi alasan kenapa banyak sekali orang yang ingin mendaki Gunung Rinjani, tempat itu pastilah Danau Segara Anak. Terletak pada ketinggian sekitar 2.010 mdpl, Segara Anak merupakan salah satu danau tertinggi sekaligus terindah di Indonesia. Danau ini terletak di Kaldera Gunung Rinjani dan akan terlihat semakin cantik jika dilihat dari Puncak Rinjani. Segara Anak juga sekaligus menjadi salah satu tempat istirahat favorite para pendaki sebelum atau sesudah dari puncak. Di sekitar danau inia ada beberapa kolam air panas alami serta goa. Tak jarang pula ada pendaki yang menghabiskan waktu dengan memancing di danau.

 

8. Danau Gunung Tujuh

Kembali ke Jambi. Ada sebuah danau lain yang lokasinya berada di kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat, yakni Danau Gunung Tujuh. Danau ini berada di kawasan Gunung Tujuh yang lokasinya berada di belakang Gunung Kerinci. Danau Gunung Tujuh berada pada ketinggian sekitar 1.983 mdpl. Lokasinya berada di Desa Pelompek, Kecamatan Kayu Aro, Kabupaten Kerinci. Butuh waktu sekitar 3 jam perjalanan untuk sampai ke danau cantik ini.

 

9. Danau Anggi Gigi

Kembali ke tanah Papua, tepatnya di propinsi Papua Barat. Ada sebuah danau cantik di sana yang lokasinya juga berada di ketinggian ribuan meter di atas permukaan laut. Danau tersebut adalah Danau Anggi Gigi yang berada pada ketinggian 1953 mdpl. Lokasi danau ini berada di kawasan Pegunungan Arfak yang merupakan titik tertinggi di Papua Barat. Danau Anggi Gigi memiliki pemandangan yang begitu cantik karna dikelilingi oleh bukit-bukit.

10. Danau Tigi

Last but not least. Masih di Papua. Danau lain yang lokasinya berada di ketinggian ribuan meter di atas permukaan laut adalah Danau Tigi yang berada Kabupaten Deiyai. Lokasi danau ini berada pada ketinggian 1.700 mdpl dan merupakan salah satu objek wisata yang cukup terkenal di Kabupaten Deiyai. Seperti danau-danau lain di Papua. Danau ini juga terlihat sangat cantik dengan bukit-bukit di sekelilingnya.

 

Featured image

loading...
The following two tabs change content below.

Agus Panoto