9 Hal Yang Paling Ngangenin Dari Jogja

“Pulang ke kotamu, ada setangkup haru dalam rindu
Masih seperti dulu, tiap sudut menyapaku bersahabat
Penuh selaksa makna”

Penggalan lirik lagu milik Kla Project diatas adalah ungkapan kecil betapa Jogja akan membuat siapapun menjadi rindu bagi siapapun yang pernah menginjakkan kaki disana

Pesona Jogja selalu berhasil membuat siapapun jadi tergoda. Ibarat wanita, Jogja adalah wanita cantik yang membuat setiap pria jatuh cinta. Ada banyak hal yang membuat Jogja menjadi salah satu destinasi wisata favorite di Indonesia. Budaya, kesederhanaan khas Jawa, sejarah, serta predikatnya sebagai daerah istimewa menjadikan Jogja selalu masuk dalam visit-list saat liburan.

Siapapun yang pernah berkunjung atau menetap di Jogja pasti akan rindu untuk kembali lagi kesana. Diantara banyak hal yang membuat seseorang kangen Jogja, 9 hal berikut ini mungkin adalah salah satunya

 

1. Angkringan Dimana-mana

angkringan jogja

 

Masyarakat Jogja tak pernah lepas dari angkringan. Semua warga Jogja dari berbagai elemen banyak yang menjadikan angkringan sebagai tempat untuk nongkrong, gojegan, makan, hingga curhat. Istilahnya, angkringan adalah bagian dari masyarakat Jogja

Buat yang belum tahu, angkringan ini adalah semacam warung makan gerobak di pinggir jalan. Keberadaan angkringan bisa dimana saja. Di gang-gang kampung, pinggir jalan raya, depan ruko hingga tempat-tempat khusus yang memang disediakan untuk angkringan. Menu yang disajikan di angkringan adalah menu-menu rakyat yang harganya murah meriah. Aneka makanan seperti nasi kucing, tahu isi, sate usus, tempe goreng, bakwan goreng, sate keong dan masih banyak lagi bisa didapatkan di angkringan

Bagi masyarakat Jogja, angkringan tidak cuma sebagai tempat makan tapi juga tempat untuk kumpul bersama teman-teman sambil gojegan (becanda). Beberapa angkringan bahkan dijadikan tempat nongkrong para mahasiswa dan komunitas tertentu di Jogja. Kalau kamu sedang liburan ke Jogja tapi belum merasakan serunya nongkrong di angkringan, liburan kamu kurang lengkap

 

2. Jalan-jalan di Malioboro

malioboro

 

Malioboro adalah ikon wisata belanja di Jogja. Hampir semua wisatawan yang jalan-jalan ke Jogja menyempatkan diri untuk mampir di kawasan ini. Di sepanjang jalan Malioboro kamu bisa mendapatkan berbagai jenis oleh-oleh mulai dari kaos oblong khas Jogja, tas, kerajinan tangan, batik dan masih banyak lagi. Semuanya tersedia dengan harga yang sangat miring

Malioboro tak hanya menjadi tempat belanja, kawasan ini juga menjadi tempat nongkrong yang seru. Di ujung jalan Malioboro dekat Monumen Serangan 11 Maret tiap malamnya banyak anak-anak muda Jogja yang nongkrong. Di tempat ini kadang-kadang juga ada pertunjukan seni teatrikal yang diadakan oleh kelompok seni ataupun mahasiswa di Jogja. Duduk-duduk di Malioboro sambil menikmati suasana Jogja adalah salah satu hal yang cukup ngangenin

 

3. Makan Gugeg Tengah Malam

gugeg

Berbicara soal kuliner di Jogja tak lengkap rasanya jika tidak menyebut makanan yang satu ini: gugeg.

Gudeg adalah salah satu makanan khas Jogja yang digemari para wisatawan. Saat di Jogja kamu akan menjumpai banyak warung gudeg yang buka pada malam hari bahkan hingga pagi.

Gudeg malam adalah salah satu penyelamat anak-anak muda Jogja yang suka begadang. Pedagang gugeg malam biasanya menjajakan dagangannya di emperan ruko karna pada malam hari tentu saja ruko-ruko yang ada di Jogja sudah tutup. Makan gudeg tengah malam adalah salah satu pengalaman seru di Jogja yang tak akan pernah terlupakan. Terutama buat para mahasiswa luar daerah yang kuliah di Jogja

 

4. Makan Murah di Burjo 24 jam

burjo

Warung burjo adalah sahabat setia para mahasiswa di Jogja. Kebanyakan burjo buka hingga 24 jam. Meski namanya adalah burjo, menu yang ada di warung ini terdiri berbagai berbagai macam. Bahkan kadang-kadang warung ini tidak merepresentasikan namanya. Di beberapa burjo bahkan tidak ada stok burjo alias bubur kacang ijo

Menu di warung burjo biasanya adalah nasi goreng, nasi magelangan, nasi sarden, nasi telor dll. Design warung burjo ini selalu unik dan dipenuhi dengan berbagai poster merk-merk minuman dan makanan instant ternama. Penjual burjo kebanyakan berasal dari Jawa Barat

Kalau di Jakarta, warung burjo ini mungkin lebih dikenal dengan warung Indomie

 

5. Wedang Ronde di Alun-alun Kidul

alkid jogja

Menikmati wedang ronde sambil bercengkrama bersama orang-orang terdekat di alun-alun kidul Jogja juga akan menjadi sesuatu yang akan dirindukan. Alun-alun kidul memang salah tempat nongkrong favorite anak-anak muda di Jogja

Waktu yang paling tepat untuk datang ke alun-alun kidul adalah sore hari. Kamu bisa mencoba permainan masangin sambil seru-seruan bersama teman-teman. Setelah selesai bermain, kamu bisa memesan wedang ronde sambil lesehan dan ngobrol tentang apapun. Atau sekedar melihat-lihat aktivitas orang-orang yang sedang bermain gelembung udara atau sepeda wisata

Siapapun pasti akan rindu dengan suasana minum wedang ronde di alun-alun Kidul

 

6. Bahasa Jawa dan Orang-orang Yang Ramah

ngobrol

Banyak hal-hal sederhana yang akan membuat kamu merindukan Jogja. Bahkan dari hal-hal kecil seperti cara orang-orang Jogja berbicara

Jogja sangat dikenal dengan tradisi Jawa-nya yang kental. Orang-orang Jogja biasanya punya panggilan akrab seperti “dab”, “lek”, “padke” dll. Semua itu adalah panggilan akrab orang-orang Jogja. Orang-orang Jogja juga tidak neko-neko dalam berbusana bahkan cenderung sederhana dan apa adanya. Hal-hal tersebut justru akan membuat siapa saja yang pernah tinggal di Jogja menjadi rindu dengan keramahan dan kesederhaan orang-orang Jogja pada khususnya dan juga orang-orang Jawa pada umumnya

 

7. Event Budaya

sekaten jogja

 

Setiap tahunnya ada banyak sekali event-event budaya di Jogja. Mereka yang pernah tinggal di Jogja pastilah pernah datang ke event-event ini. Salah satu event budaya paling terkenal di Jogja adalah sekaten

Di penghujung sekaten pihak kraton akan mengadakan grebeg sekaten yang terlebih dahulu diadakan pawai. Tak cuma masyarakat yang tinggal di Jogja yang datang untuk menyaksikan acara ini. Para wisatawan juga mengincar acara ini untuk dijadikan momen liburan ke Jogja.

 

8. Suasana Senja Yang Menggoda

WP_20150111_064

 

Selain kaya akan budaya, Jogja juga mempunyai alam yang cantik. Ada beberapa spot di Jogja yang sering dijadikan tempat nongkrong sambil menikmati sunset. Di beberapa pantai di Jogja setiap sore akan banyak anak-anak muda yang duduk manis di pinggiran pantai sambil menunggu pemandangan indah matahari tenggelam

Tak cuma di pantai, senja di Jogja juga bisa dinikmati di beberapa tempat. Salah satunya adalah di Kebun Mangunan, Imogiri, Bantul. Disini kamu bisa menikmati indahnya pemandangan hijau pegunungan sewu serta sungai oya yang airnya berwarna biru toska. Menikmati senja di kebun buah Mangunan — apalagi jika bersama orang tersayang — akan membuat kita rindu untuk mengulanginya lagi

 

9. Atraksi Seniman Jalanan

pengamen malioboro

Musisi jalanan mulai beraksi seiring laraku kehilanganmu
Merintih sendiri, di tengah deru kotamu

Penggalan lirik diatas adalah lanjutan dari lagu Yogyakarta miliknya Kla Project

Jogja memang gudangnya seniman. Saat sedang jalan-jalan di Malioboro, terutama pada malam hari, kamu akan menemukan beberapa pengamen jalanan yang sedang mendendangkan lagu untuk menghibur para pengunjung Malioboro. Walau kadang-kadang mereka membuat kita tak nyaman, namun ada beberapa dari mereka yang membuat kita tergoda untuk ikut berdendang

Suasana seperti ini sangat Jogja banget. Saat kita sudah meninggalkan Jogja, kadang kita merasa rindu dengan suara-suara pengamen di Malioboro dan juga beberapa kawasan lain di Jogja.

 

Jogja memang ngangenin!

 

The following two tabs change content below.
Sarjana teknik informatika yang tidak bisa coding. Suka naik gunung, membaca dan menulis

Leave a Reply