12 Festival Jazz di Indonesia Yang Wajib Ditonton Para Pecinta Jazz

Jazz merupakan salah satu genre musik yang segmented. Tidak banyak orang yang suka genre musik ini karna dianggap tidak easy listening. Jazz — yang sering disebut sebagai musiknya orang pintar — hanya dinikmati kalangan tertentu saja

Meskipun demikian, perkembangan musik jazz di Indonesia justru semakin masif. Setidaknya, kalau kita menjadikan festival sebagai parameternya. Setiap tahun, ada belasan festival jazz yang digelar di beberapa daerah Indonesia. Bukan di kota besar macam Jakarta saja. Musik jazz bahkan sudah “dibawa” ke berbagai daerah yang sebagian masyarakatnya mungkin lebih menyukai dangdut koplo

Sebagai musik yang “ekslusif”, festival jazz biasanya juga dibuat tidak biasa. Tempat-tempat unik seperti lereng gunung hingga pantai sering dijadikan venue festival jazz. Kalau kamu penasaran, berikut ini adalah 12 festival jazz besar yang ada di Indonesia. Tinggal pilih, kamu mau mengunjungi yang mana

 

1. Jazz Gunung

Di Jawa Timur, ada sebuah festival jazz yang namanya sudah cukup familiar di kalangan pecinta jazz. Nama festival tersebut adalah Jazz Gunung. Dinamakan demikian karna venue festival ini berada di kawasan pegunungan di kompleks Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Lokasi detail acara festival ini berada di Amfiteater Jiwa Jawa Resort Bromo, Desa Wonotoro, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Di festival musik ini para pengunjung bisa menikmati keindahan alam di sekitar Gunung Bromo sambil menyaksikan lantunan musik jazz secara live

Jazz Gunung Gunung merupakan festival tahunan yang digagas oleh beberapa seniman antara lain Sigit Pramono, Butet Kartaredjasa serta Djaduk Ferianto. Acara ini pertama kali diadakan pada tahun 2009. Informasi lebih lengkap tentang festival ini bisa dilihat di www.jazzgunung.com

 

2. Jazz Atas Awan

Konsep festival jazz yang satu ini mirip dengan Jazz Gunung yakni memadukan keindahan alam pegunungan dengan seni musik, khususnya musik jazz. Skala festival ini memang lebih kecil dari Jazz Gunung karna bukan merupakan festival tunggal melainkan bagian dari Festival Budaya Dieng. Namun, suasananya tak kalah meriah. Terlebih lagi, ada acara seru lain yang bisa kita saksikan setelah festival jazz. Termasuk tentu saja ritual potong rambut gimbal

 

3. Ijen Summer Jazz

Tahun 2016 akan jadi tahun pertama Ijen Summer Jazz. Tidak tanggung-tanggung, festival ini akan diadakan sebanyak tiga kali dalam kurun waktu 4 bulan yakni pada 30 Juli, 10 September, dan 22 Oktober 2016 Festival ini akan dilaksanakan di sekitar Gunung Ijen, tepatnya di Jiwa Jawa Resort Ijen, Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi. Operator festival ini sama dengan operator yang menggelar Jazz Gunung di Bromo.

Dengan latar belakang Gunung Ijen serta pemandangan beberapa gunung lain di Jawa Timur seperti Merapi, Raung, Ranti, serta Suket, festival ini pastilah akan terlihat menyenangkan. Apalagi, pihak penyelanggara menjanjikan pertunjukan yang lebih intim di mana tak akan ada jarak antara musisi dan penonton. Pengunjung festival ini bahkan hanya dibatasi sampai 300 orang saja. Informasi lebih lanjut festival ini bisa kamu baca di http://www.jazzgunung.com/ijen-summer-jazz

 

4. Banyuwangi Beach Jazz Festival

Berbeda dengan festival-festival jazz di atas yang diadakan di lingkungan pegunungan, Banyuwangi Beach Jazz Festival memilih kawasan pesisir sebagai venue acara. Festival ini biasanya diadakan di Pantai Boom. Banyuwangi Beach Jazz Festival merupakan festival jazz tahunan yang menjadi bagian dari B-Fest. B-Best alias Festival Banyuwangi merupakan acara tahunan untuk memperingati hari jadi Kabupaten Banyuwangi. Puluhan festival diadakan dalam event ini. Termasuk Banyuwangi Beach Jazz Festival

5. Ngayogjazz

Ngayogjazz merupakan sebuah festival jazz yang unik. Setiap tahunnya, penyelenggaraan festival ini berpindah dari satu tempat ke tempat lain di sekitar Jogja. Biasanya, tempat yang dipilih adalah pedesaan. Dalam penyelenggaraannya, Ngayogjazz sering mengajak warga setempat untuk berpartipitasi. Ngayogjazz lebih bersifat terbuka. Yang tampil di festival ini bisa siapa saja. Yang paling menarik, acara ini biasanya bisa disaksikan secara gratis. Meski demikian, bukan berarti festival ini murahan. Sederet musisi jazz dari dalam dan luar negeri pernah main di Ngayogjazz. Termasuk Toninho Horta, Harri Stojka, Mezcal Jazz Unit, Jen Shyu, Jerry Pelegrino, Erik Truffaz, Brink Man Ship dan masih banyak lagi. Ngayogjazz sudah ada sejak tahun 2007

 

6. Prambanan Jazz

Nama lengkap festival ini adalah Prambanan Jazz International Music. Dari namanya, sudah bisa diketahui bahwa ini merupakan festival musik bertaraf internasional. Prambanan Jazz sendiri merupakan festival musik tahunan yang terhitung masih sangat baru. Festival ini baru pertama kali diadakan tahun 2015 lalu dengan mendatangkan musisi sekelas Kenny G. Tahun ini (2016), Prambanan Jazz juga akan kembali digelar dengan menampilkan musisi-musisi jazz yang tidak kalah hebat

Prambanan Jazz merupakan sebuah festival yang menggabungkan unsur budaya dan seni musik. Venue acara ini adalah pelataran Candi Prambanan. Informasi lebih lanjut tentang festival ini bisa kamu lihat di prambananjazz.com

7. Jakarta International Java Jazz Festival

Sering disingkat dengan JJF. Festival ini merupakan festival jazz bertaraf internasional dan bahkan masuk dalam daftar salah satu festival jazz terbesar di dunia. Festival jazz tahunan ini sudah ada sejak tahun 2005 dan pernah menampilkan sederet musisi jazz kelas dunia. Meski memiliki label sebagai festival jazz, JFF juga sering menampilkan musik lain seperti R&B, Soul dan Reggae

Salah satu pencapaian terbaik festival ini mungkin adalah pada tahun 2010 ketika MURI menobatkan festival ini sebagai festival jazz terbesar di dunia. Ketika itu, JFF menampilkan 1.300 musisi, artis & grup musik di 21 panggung. Lebih lanjut mengenai festival ini bisa kamu lihat di https://www.javajazzfestival.com

 

8. Solo City Jazz

Kota Solo juga tidak mau ketinggalan untuk menyelenggarakan festival jazz. Namanya adalah Solo City Jazz. Meski skalanya tidak terlalu besar, festival ini juga cukup menarik dikunjungi bagi pecinta jazz. Solo City juga diselenggarakan setiap tahun. Biasanya pada bulan September. Acara ini pertama kali diadakan pada tahun 2009. Sama dengan Ngayogjazz, Solo City Jazz juga bisa disaksikan secara gratis

9. Jazz Market by The Sea

Bergeser ke Bali. Pulau Dewata juga punya sejumlah festival jazz dengan skala yang cukup besar. Salah satunya adalah Jazz Market by The Sea. Festival ini menggabungkan antara seni musik jazz dengan budaya. Sebagaimana kita tahu bahwa Bali dikenal sebagai pulau yang memiliki kultur yang kental. Festival ini biasanya diadakan di Taman Bhagawan, Tanjung Benoa. Informasi lebih lanjut tentang festival ini bisa kamu lihat di http://www.jazz-market.com/

10. Ubud Village Jazz Festival

Ubud merupakan sebuah daerah di Bali yang terkenal dengan suasana pedesaannya yang damai dan tenang. Menyaksikan acara musik jazz dengan suasana demikian tentu akan menjadi pengalaman yang menyenangkan. Setiap tahun — sejak tahun 2013 — di Ubud selalu diasakan sebuah festival jazz yang diberi nama Ubud Village Festival. Acara ini merupakan ide dari Yuri Mahatma dan Anom Darsana, dua seniman berbakat asal Bali. Festival ini merupakan panggung dari berbagai musisi jazz. Baik lokal maupun internasional. Info lebih lanjut tentang festival ini bisa kamu lihat di http://ubudvillagejazzfestival.com/

11. Jazz Traffic Festival

Surabaya yang sering disebut sebagai kota terbesar kedua di Indonesia juga tidak mau ketinggalan untuk menyajikan festival jazz. Jazz Traffic Festival merupakan nama festival jazz yang akan kita temukan di Surabaya. Festival ini diadakan untuk mewadahi musisi-musisi jazz lokal berbakat. Beberapa musisi nasional seperti Andien, Raisa, Glenn Fredly hingga Tulus pernah merasakan serunya tampil di panggung Jazz Traffic Festival di Surabaya. Info lebih lanjut tentang festival ini bisa kamu lihat di http://jazztraffic.com/

12. ASEAN Jazz Festival

Pulau Batam merupakan salah satu pulau yang menjadi pintu gerbang perdagangan Indonesia. Lokasinya yang dekat dengan negara tetangga, Singapura menjadikan pulau ini menjadi sangat penting. Tak sedikit warga Singapura yang menyebrang ke pulau ini untuk berbagai keperluan, termasuk berwisata. Untuk semakin menarik minat wisatawan supaya berkunjung ke pulau ini, pemerintah Indonesia melalui Kementrian Pariwisata mengadakan festival musik jazz tahunan yang dinamakan ASEAN Jazz Festival. Festival ini biasanya diadakan di Harbout Bay Pulau Batam

 

Featured image

The following two tabs change content below.
Sarjana teknik informatika yang tidak bisa coding. Suka naik gunung, membaca dan menulis

Leave a Reply