9 Tempat Wisata Yang Akan Membuatmu Kangen Magetan

The Nice of Java. Itulah salah satu julukan yang dimiliki Magetan. Kabupaten yang berada di Propinsi Jawa Timur ini memang menyenangkan. Berhawa sejuk dan ramah untuk semua orang. Julukan lain untuk kabupaten ini adalah Kota Kaki Gunung

Kabupaten Magetan memang berada di kaki dan lereng Gunung Lawu. Salah satu jalur pendakian paling terkenal di Gunung Lawu, Cemoro Sewu, berada di wilayah Kabupaten Magetan

Untuk para pecinta alam, Gunung Lawu jelas menjadi objek wisata utama yang bisa dikunjungi di Magetan. Namun, Gunung Lawu bukanlah satu-satunya tempat wisata yang bisa kita kunjungi di Magetan. Masih ada beberapa tempat wisata lain di Magetan yang akan membuat kita kangen untuk ke sana lagi. Berikut ini adalah 9 tempat wisata yang bisa kamu kunjungi di Magetan

1. Puncak Gunung Lawu

20160403_075117

Dimulai dari ujung barat Kabupaten Magetan. Puncak Gunung Lawu adalah salah satu tempat wisata bertema alam paling terkenal di Magetan. Gunung Lawu sendiri sejatinya berada di antara wilayah Kabupaten Karanganyar (Jawa Tengah) dan Magetan. Namun, puncak gunung ini masuk wilayah Magetan. Gunung Lawu memiliki beberapa puncak dengan puncak paling tinggi dikenal dengan nama Hargo Dumilah. Pemandangan di sekitar puncak Gunung Lawu tak perlu dipertanyakan lagi. Indahnya tak terkira

Padang rumput hijau, gumpalan awan putih serta bunga-bunga edelweis adalah sedikit dari banyak keindahan yang akan kita dapatkan di sekitar puncak Gunung Lawu

 

Baca juga: 6 Hal Penting Yang Harus Kamu Tahu Sebelum Mendaki Gunung Lawu via Cemoro Sewu

 

2. Cemoro Sewu

Cemoro Sewu merupakan bagian paling barat Kabupaten Magetan yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Karanganyar. Lokasi tempat ini berada di persis sebelah timur gapura perbatasan Propinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur. Cemoro Sewu merupakan kawasan wisata bertema alam pegunungan yang terkenal memilik hawa sangat dingin. Dari sini, kita bisa menyaksikan deretan bukit yang berada di sebelah selatan Gunung Lawu. Cemoro Sewu juga sekaligus menjadi salah satu base camp pendakian Gunung Lawu

Deretan warung yang menjual berbagai jananan akan kita temukan di sepanjang jalan di Cemoro Sewu. Menikmati udara dingin Cemoro Sewu sambil menikmati jagung bakar atau pentol bakso akan menjadi pilihan menarik

3. Telaga Sarangan

Turun sekitar 2 km dari Cemoro kita akan menemukan sebuah telaga cantik yang sekaligus merupakan tempat wisata paling terkenal di Magetan. Namanya adalah Telaga Sarangan. Telaga ini berada di kaki Gunung Lawu. Dari sini — saat cuaca sedang cerah — kita bisa melihat pemandangan puncak Gunung Lawu yang terlihat sangat menawan. Telaga Sarangan tak pernah sepi dari kunjungan wisatawan. Gerombolan wisatawan serta para pedagang tumpah ruah di telaga ini. Ramai tapi asik

Telaga Sarangan memiliki luas sekitar 30 ha dengan kedalaman maksimal mencapai 28 m. Salah satu kegiatan paling menarik yang bisa dilakukan di telaga ini adalah menikmati kuliner sate kelinci sambil memandangi indahnya telaga. Perahu motor serta sepeda air akan banyak berlalu lalang di Telaga Sarangan. Kamu juga bisa menikmati keindahan telaga dengan menyewa sepeda air atau perahu motor yang banyak disewakan di sekitar telaga

4. Telaga Wahyu

Masih di kaki Gunung Lawu. Ada telaga lain yang tidak kalah menarik untuk kita kunjungi. Namanya adalah Telaga Wahyu. Lokasi telaga ini sebenarnya masih di kecamatan yang sama dengan Telaga Sarangan yakni Kecamatan Plaosan. Namun namanya memang jarang terdengar. Telaga ini lebih terkenal di kalangan pecinta pancing. Jika kamu juga suka memancing, tempat ini adalah tempat yang sangat cocok untuk kamu kunjungi

5. Taman Ria Maospati

Taman Ria Maospati atau juga sering disebut dengan Taman Ria Kosala Tirta merupakan sebuah taman yang berada di Desa Pandean, Kecamatan Maospati. Lokasi taman ini berada tak jauh dari pangkalan bandara milik TNI AU yakni Iswahyudi. Suasana rindang yang ada di sekitar taman serta keberadaan beberapa wahana bermain membuat taman ini menjadi salah satu tempat favorite keluarga di Magetan untuk menghabiskan waktu bersama

 

6. Air Terjun Pundak Kiwo

Kembali ke Kecamatan Plaosan yang berada di kaki Gunung Lawu. Ada tempat wisata lain yang bisa kunjungi yakni Air Terjun Pundak Kiwo. Tak cuma satu, di kawasan air terjun ini ada tiga air terjun sekaligus. Mereka adalah Air Terjun Watu Ondo (paling bawah), Air Terjun Jarakan serta Air Terjun Pundak Kiwo yang lokasinya berada paling atas. Lokasi ketiga air terjun ini berada di Desa Ngancar, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan dengan ketinggian sekitar 1.476 m dpl

Ketiga air terjun tersebut memiliki tinggi yang berbeda-beda. Air Terjun Watu Ondo merupakan air terjun yang paling kecil dengan tinggi sekitar 10 meter. Masing-masing air terjun berjarak sekitar 200 meter. Suasana di ketiga air terjun tersebut masih sepi banget. Tipikal tempat yang ideal untuk mencari ketenangan

7. Air Terjun Tirtasari

Berjarak sekitar 2,5 km ke arah barat daya dari Telaga Sarangan, kita akan menemukan sebuah air terjun yang terlalu sayang jika kita lewatkan begitu saja. Namanya adalah Air Terjun Tirtasari. Tak terlalu terkenal, memang. Namun air terjun ini juga punya pesona yang akan membuat kita merasa nyaman berada di dekatnya. Air Terjun Tirtasari memiliki tinggi sekitar 50 meter. Tumpahan air terjun mengalir melalui sebuah parit yang bertingkat-tingkat. Terdapat sebuah tanda yang dilengkapi pembatas besi untuk memudahkan pengunjung mendekat ke air terjun

 

8. Bendungan Gonggang

Sebagaimana bendungan-bendungan pada umumnya, fungsi utama Bendungan Gonggang adalah untuk sarana irigasi. Daerah yang di-cover oleh bendungan ini adalah Kecamatan Poncol, Kecamatan Parang dan Kecamatan Lembeyan. Namun, waduk ini juga menjadi salah satu tempat yang menarik untuk wisata. Meski belum dikembangkan secara serius oleh dinas terkait

Pemandangan alam pegunungan yang ada di sekitar bendungan merupakan daya tarik utama dari Bendungan Gonggang. Lokasi bendungan ini sendiri berada di Desa Janggan, Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan

9. Candi Sadon

Oleh masyarakat setempat candi ini juga sering disebut dengan Candi Reog karna terdapat dua arca yang bentuknya mirip barong yang biasa kita lihat pada pertunjukan seni reog. Meski hanya meyisakan reruntuhan dan bukan merupakan candi utuh, Candi Sadon merupakan salah satu tempat yang cukup menarik untuk dikunjungi, terutama bagi para penggemar wisata sejarah. Tidak banyak informasi mengenai situs purbakala ini. Namun, candi ini diperkirakan merupakan salah satu peninggalan dari Kerajaan Majapahit yang pernah berkuasa di wilayah Jawa Timur. Lokasi candi ini berada di Dusun Sadon, Desa Cepoko, Kecamatan Panekan

 

Featured image

loading...
The following two tabs change content below.
Penggemar dan pengguna perangkat lunak berbasis open source. Suka jalan-jalan ke pantai

Leave a Reply