8 Hal Yang Membedakan Turis dan Traveller

Jika dilihat secara sekilas, mungkin tidak ada perbedaan antara turis dan traveller. Mereka sama-sama melakukan perjalanan liburan untuk mencari kesenangan dan pengalaman

Namun, jika digali lebih dalam lagi, ada beberapa hal yang membedakan antara turis dan traveller. Terutama dari sikap dan kebisaan yang mereka lakukan selama liburan. Seorang traveller biasanya adalah mereka yang memiliki jiwa tualang tinggi dan menjadikan kegiatan traveling sebagai media untuk belajar dan menempa diri

Sedangkan turis menjadikan traveling sebagai kegiatan yang murni untuk mencari kesenangan atau untuk mengisi waktu luang. Seorang traveller biasanya juga tidak sungkan untuk nggembel asalkan bisa traveling. Orang-orang yang memiliki jiwa muda lebih memilih menjadi seorang traveller karna lebih menantang. Berikut ini adalah 8 hal yang membedakan turis dan traveller

 

1. Traveller: Foto objek, Turis: Selfie

Hampir semua orang yang sedang liburan, kemanapun tempatnya, selalu berlomba-lomba untuk ngeksis di sosial media. Tak sedikit dari mereka yang selfie untuk menunjukkan bahwa mereka benar-benar sedang mengunjungi tempat tertentu. Fenomena ini sudah sangat umum

Kebiasaan foto selfie semacam itu dilakukan oleh para turis. Sedangkan traveller lebih fokus untuk mencari objek-objek yang menarik untuk difoto, alih-alih memfoto diri mereka sendiri. Bagi mereka, eksistensi di sosial media tidaklah penting. Yang terpenting adalah apa yang didapatkan di tempat yang sedang dikunjungi

 

2. Traveller biasanya punya budget cekak

Bagi traveller, uang bukanlah masalah utama jika ingin melakukan perjalan liburan. Asal ada ongkos untuk transport dan makan, mereka akan berangkat. Mereka tak pernah kepikiran soal oleh-oleh atau tempat menginap macam apa yang akan mereka gunakan untuk bermalam. Yang penting jalan

Beda dengan turis. Sebelum berangkat, mereka biasanya telah melakukan booking hotel berbintang serta merencanakan untuk membeli barang apa saja untuk dibawa pulang nanti. Maklum, budget mereka biasanya lebih melimpah

 

3. Traveller lebih mementingkan pengalaman

Bagi traveller, ada kepuasan batin tersendiri saat menghabiskan uang untuk membeli pengalaman daripada membeli barang. Itulah sebabnya kenapa traveller tidak pernah memikirkan oleh-oleh saat ingin liburan. Karna bagi mereka, pengalaman dan cerita lebih penting

 

4. Traveller bisa tidur dimana saja

traveler turis

Perbedaan mendasar antara turis dan traveller bisa kita lihat dari tempat menginap yang mereka pilih. Seorang turis cenderung memilih menginap di hotel-hotel berbintang dengan fasilitas dan layanan premium demi mendapatkan kenyaman ekstra

Sedangkan seorang traveller sudah terbiasa menginap di hostel atau bahkan bandara/stasiun. Asal bisa istirahat dan memejamkan mata, hal ini tidak menjadi masalah bagi traveller

 

5. Traveller lebih menghargai kearifan lokal serta peraturan yang ada

Jika kita melihat fenomena yang terjadi di Indonesia belakangan ini, banyak sekali sampah yang ditemukan di tempat-tempat wisata bernuansa alam seperti gunung, pulau hingga pantai. Mereka yang mengotori alam — atau tempat-tempat wisata lainnya — adalah mereka yang tidak memiliki rasa tanggung jawab sama sekali

Seorang traveller sejati tidak akan pernah melakukan kegiatan memalukan semacam itu karna mereka sadar bahwa mereka hanyalah tamu sehingga mereka sadar diri untuk menjaga sikap dan menghormati semua peraturan dan etika yang ada

 

6. Bagi traveller, jalan-jalan tidak hanya untuk mencari kesenangan, tapi juga untuk belajar

Ada banyak hal yang akan kamu sadari setelah traveling. Bahwa ternyata hidup ini sangatlah luas. Ya, untuk mereka yang mau belajar, traveling memiliki arti lebih dari kegiatan liburan untuk mencari kesenangan. Namun, juga sebagai media untuk belajar. Bagi mereka, dunia adalah universitas maha luas

Jarang sekali seorang turis yang mau belajar dari perjalanan yang mereka lakukan karna tujuan mereka memang murni untuk mencari kesenangan. Tak jarang, banyak turis yang menuntut ini itu demi membuat liburan mereka semakin nyaman

 

7. Traveller tidak terlalu mementingkan penampilan

Traveling bukanlah fashion show sehingga (seharusnya) kita tidak perlu mementingkan penampilan. Yang terpenting adalah mengenakan pakaian sopan dan sesuai dengan tema liburan. Agak lucu juga kalau melihat orang-orang yang ingin traveling ke gunung tapi mengenakan pakaian seperti orang yang ingin main ke mall

Seorang traveller cenderung akan berpakaian apa adanya asal sopan

 

8. Traveller sangat akrab dengan tas ransel

Cara paling gampang untuk membedakan antara turis dan traveller adalah dari penampilan luar mereka. Seorang traveller biasanya membawa tas ransel besar yang mentupi sebagian tubuh mereka. Sedangkan turis lebih memilih tas koper untuk kemudian ditinggal di hotel

Ransel dan traveller adalah dua hal yang tak bisa dipisahkan

The following two tabs change content below.
Sarjana teknik informatika yang tidak bisa coding. Suka naik gunung, membaca dan menulis

Latest posts by Aliko Sunawang (see all)

Leave a Reply